√ (Terbaik!) Kumpulan Contoh Cerpen Persahabatan Singkat

contoh cerpen persahabatan

Contoh cerpen persahabatan singkat – Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek yang terdiri dari beragam unsur, yaitu unsur intrinsik maupun unsur ekstrinsik.

Untuk menentukan unsur intrinsik maupun ekstrinsik yang ada pada cerita pendek. Unsur intrinsik cerpen antara lain :

  1. Tema : merupakan gagasan utama yang akan menjadi dasar cerita jalannya cerpen.
  2. Alur/Plot : merupakan tahapan urutan jalannya cerita pendek. Mulai dari perkenalan, konflik, klimaks, hingga penyelesaian.
  3. Setting : meliputi latar/tempat, waktu, suasana yang terlihat di cerpen.
  4. Tokoh : merupakan pelaku yang ada dalam cerpen. Setiap tokoh mempunyai watak masing-masing.
  5. Penokohan : merupakan sifat dari tokoh yang tercermin dari perilaku, sikap, ucapan, pikiran, dan pandangannya terhadap suatu hal/kondisi dalam cerita.
  6. Sudut Pandang : merupakan cara pandang yang digambarkan oleh pengarang dalam suatu kejadian yang terjadi di dalamnya.
  7. Amanat : merupakan pesan moral yang diselipkan oleh pengarang dalam cerpen supaya pembaca dapat mengambil pesan yang tersirat di dalamnya.

Setelah mengetahui beberapa unsur dalam cerpen diatas, kamu bisa menganalisa beberapa kumpulan contoh cerpen persahabatan ini meliputi cerpen persahabatan sejati di sekolah saat SD, SMP, hingga SMA.

Cerpen Persahabatan Singkat Saat SD

Judul : Rusaknya Jalinan Persahabatan

Namaku Asih, sekarang aku duduk di kelas 6 SD. Aku di kelas 6 SD A. Aku memiliki sahabat bernama Linggar, sekarang aku tidak sekelas lagi dengannya. Tetapi aku masih semangat sekolah.

Aku memiliki kakak bernama Mira, dimana dia menjadi guru di sekolahku. Hari ini aku akan berangkat sekolah bersama dengan kakakku itu.

Ketika telah tiba di sekolah, aku bergegas ke kelas karena tidak sabar ingin pergi ke kelasnya Linggar. Aku tiba di kelas 6 SD B dimana itu kelasnya Linggar, dan dia sudah berada disana.

“Hai Linggar!” Aku menyapanya.

“Hai juga Sih!” Jawab Linggar singkat.

Batinku berkata “Linggar terlihat tidak seperti biasanya, ada apa ya..”

Saat itu aku merasa sangat bosan karena Linggar dengan sengaja bersikap cuek kepadaku, akhirnya aku kembali ke kelas ku dan menuju ke lapangan.

Tuuut Tuuut Tuut.. bel  berbunyi dan aku bergegas ke kelas dan belajar

Waktu berlalu dengan cepat dan tak terasa sudah masuk waktu istirahat pertama. Sekarang saatnya sholat dzuhur seperti biasa, aku bergegas bersama Linggar tetapi dia tetap saja bersikap cuek sehingga aku lebih memilih menyendiri.

Setelah sholat dzuhur selesai, terdengar bel waktu pulang telah tiba. Padahal biasanya pulang jam 4. Ternyata para guru sedang mengadakan rapat. Akupun pulang ke rumah.

Setelah sampai rumah, aku segera membuka handphone dan mengeceknya. Saat aku buka BBM, terdapat sebuah pesan dari Tika, teman sekelas Linggar.

Tika: “Sih, mulai sekarang dan seterusnya, kamu ngga usah dekat-dekat dengan Linggar lagi! karena Linggar sudah menjadi teman dekatku”

Aku: “Memangnya kenapa? ya sudahlah aku mengalah saja..”

Chattinganku dan Tika berakhir.

Aku duduk sembari merenung di atas kasur dan berkata “Kenapa jadi seperti ini? Hiks.. Hiks..” tangisku..

Akhirnya mulai saat itu, aku sudah tidak dekat lagi dengan Linggar.

Cerpen Persahabatan Sejati Saat SMP

Saat ini aku berada di kelas 3 SMP, setiap hari kujalani bersama dengan ketiga sahabatku yaitu anis, bayu, dan nisa. Kita berempat sudah bersahabat sejak kecil.

Suatu saat kami menulis surat perjanjian persahabatan di sobekan kertas yang dimasukkan ke dalam sebuah botol, kemudian botol tersebut dikubur dibawah pohon yang nantinya surat tersebut akan kami buka saat kami menerima hasil ujian kelulusan tiba.

Hari yang kami berempat tunggu akhirnya tiba, kamipun menerima hasil ujian dan hasilnya kita berempat lulus semua. Kami serentak langsung pergi berlari ke bawah pohon yang pernah kami datangi dan menggali tepat dimana botol yang dahulu dikubur berada.

Kami berempat membuka botol tersebut dan membaca tulisan yang dulu pernah kami tulis. Kertas tersebut bertuliskan “Kami berjanji akan selalu bersama untuk selamanya.

Kessokan hari, anis berencana untuk merayakan kelulusan kami berempat. Malamnya kami ber 4 pergi bersama ke suatu tempat dan disitulah saat-saat yang tidak bisa aku lupakan karena anis berencana untuk menyatakan perasannya kepadaku. Akhirnya aku dan anis berpacaran.

Begitu juga dengan bayu, dia pun berpacaran dengan nisa. Malam itu sungguh malam yang istimewa untuk kami berempat. Kami pun bergegas untuk pulang.

Ketika perjalanan pulang, entah mengapa perasaan ku tidak enak.

“Perasaanku ngga enak banget ya?” Ucapku penuh cemas.

“Udahlah ndro, santai aja, kita ngga bakalan kenapa-kenapa” jawab bayu dengan santai.

Tidak lama setelah itu, hal yang dikhawatirkan indro terjadi.

“Anissss awasss! di depan ada juang!” Teriak indro.

“Aaaaaaaaaa!!!”

Bruuukkk. Mobil yang kami kendarai masuk ke dalam jurang. Aku tak kuasa menahan air mata yang terus mengalir sampai aku tidak sadarkan diri.

Perlahan aku buka mataku sedikit demi sedikit dan aku melihat ibu berada di sampingku.

“Indro.. kamu sudah sadar nak?” Tanya ibuku.

“Ibu.. aku dimana? Dimana nisa, bayu, dan anis?” tanyaku.

“Kamu di rumah sakit nak, kamu yang sabar ya, bayu dan anis tidak tertolong di lokasi kecelakaan” Jawab ibu sambil menitihkan air mata.

Aku terdiam mendengar ucapan ibu dan air mataku menetes, tangisku tiada henti mendengar pernyataan ibu.

“Anis, mengapa kamu tinggalkan aku, padahal aku sayang banget ke kamu, aku cinta kamu, tapi kamu ninggalin aku begitu cepat, semua pergi ninggalin aku.” batinku berkata.

2 hari berlalu dan aku berkunjung ke makam mereka, aku berharap kami bisa menghabiskan waktu bersama sampai tua. Tetapi sekarang semua itu hanya angan-angan. Aku berjanji akan selalu mengenang kalian.

Cerpen Persahabatan dan Cinta Saat SMA

Judul: Persahabatanku Hancur Lebur Karena Cinta

Salah satu hal yang bisa membuat seseorang lupa akan segalanya yaitu Cinta. Cinta membuat kita rela berkorban apapun yang kita miliki. Untuk wanita, menurutku lebih baik mencintai daripada dicintai. Jangan berharap seseorang yang belum tentu mencintai kita, tetapi terima orang yang mencintai kita apa adanya.

Karena mencintai tanpa dicintai seperti olahraga dengan jangka waktu lama tetapi tidak membuat kurus. Karena itu belajarlah mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain. Itu sedikit basa-basi dariku.

Aku Siska, siswa kelas XI. Dulu aku selalu menolak dan mengabaikan orang-orang yang menyatakan cintanya kepadaku. Tetapi sekarang justru aku yang selalu diabadikan oleh orang yang aku cintai.

Aku suka dengan teman sekelasku, namanya Rino , dia merupakan  sahabat dekatku sejak lama. Awal diriku suka dengannya berawal saat aku kenalan dengannya dan berteman cukup akrab dan lama-lama dekat, sehingga sekarang diriku jatuh cinta.

Oh iya, aku punya teman bernama Alda, dia temanku sejak SMP. Sedangkan Aku, Alda, dan Rino sudah berteman dekat sejak masuk SMA.

Suatu waktu aku melihat Alda dan Rino bercanda bersama dan mereka terlihat akrab seperti orang pacaran. Jujur, akupun cemburu melihatnya tetapi aku masih menyembunyikan kecemburuan itu didepan Alda.

Tetapi lama-lama rasa yang terpendam ini ingin dikeluarkan, akhirnya aku memutuskan untuk cerita ke Alda tentang perasaanku ke Rino.

“Al, aku mau ngomong sesuatu nih, tapi jangan ngomong ke siapa-siapa ya”

“Kamu mau ngomong apa sis?” tanya Alda.

“Jujur aku suka dengan Rino sejak lama, dan aku cemburu saat kamu dekat sama Rino!” Jawabku.

“Kamu suka sama Rino? Serius sis?” Tanya Alda.

“Iya, tapi kamu jangan bilang ke Rino ya” Ucapku.

“Iya, maaf sebelumnya kalau aku udah bikin kamu cemburu” Jawab Alda.

“Oke” Jawabku.

Semakin lama aku semakin dekat dengan Rino, tetapi aku perhatikan bahwa Rino tidak akan pernah jatuh cinta denganku. Walau seperti itu, aku tetap berjuang sepenuh hati. Dan ternyata Alda juga suka dengan Rino.

Aku mengetahui kalau Alda suka dengan Rino ketika aku membaca buku diary Alda. Disana tertulis curhatan Alda tentang perasaannya ke Rino.

Akupun merasa kecewa setelah membaca buku diary tersebut, karena sahabat baikku ternyata suka dengan cowok yang sama denganku. Tetapi aku berfikir, rasa suka itu berhak untuk siapapun.

Saat di taman sekolah, aku melihat Alda dan Rino sedang mengobrol. Mereka terlihat lebih serius daripada biasanya, akupun penasaran dan menguping percakapan mereka dibalik pohon.

“Alda, aku suka sama kamu, kamu mau ngga jadi pacarku?” Tanya Rino.

Alda kaget sekaligus bingung mendengar pertanyaan itu. Tetapi pada akhirnya Alda menerima tawaran itu dan mulai menjadi pacar Rino tanpa memikirkan perasaanku, sahabatnya sendiri.

“Iya aku mau”  Jawab Alda.

Aku yang mendengarkan jawaban Alda langsung kaget dan keluar dari balik pohon, karena aku tak menyangka sahabatku akan tega melakukan hal itu.

“Al, kamu pacaran sama Rino? Selamat ya kamu udah bikin aku sakit hati”

Alda dan Rino kaget karena aku keluar dari balik pohon secara tiba-tiba dan langsung berkata seperti itu.

“Maafin aku sis, tapi aku jujur cinta banget sama Rino” Jawab Alda.

“Yaudahlah”, aku pergi meninggalkan Alda dan Rino.

Aku pergi dengan perasaan campur aduk tidak karuan dan masih berpikir mengapa sahabatnya sendiri tega melakukan hal itu. Padahal afni tahu kalau diriku sudah lama mengejar Ferdin.

Maka persahabatanku dengan mereka berdua hancur karena cinta. Disini aku memberi amanat bahwa utamakanlah sahabatmu daripada pacarmu, karena orang yang selalu hadir disaat kamu senang dan susah itu sahabat.

Cerpen Singkat Tentang Persahabatan di Sekolah

Judul cerpen persahabatan ini yaitu: Sahabatku Iri Hati

Namaku Sinta Putri, aku sangat senang dengan pelajaran Bahasa Indonesia dan Kimia. Aku mempunyai sahabat yang unik bernama Aulia, dan aku bingung dengannya. Dikarenakan sahabatku orang yang sangat sensitif. Menurut dia, aku tidak boleh suka dengan kedua pelajaran tersebut. Padahal itu hakku.

Suatu waktu disaat pelajaran bahasa inggris, tidak tahu mengapa tiba-tiba aku suka dengan pelajaran tersebut. Mungkin juga karena guru yang mengajarkan mempunyai cara penyampaian yang baik. Otomatis aku juga mulai aktif di kelas saat pelajaran bahasa inggris.

Teng teng teng, bunyi bel sekolah, waktu istirahat tiba.

Saat itu aku langsung menghampiri Aulia untuk mengajaknya ke kantin.

“Aul, ke kantin yuk?” ajakku.

“Ngga, aku ngga mau lagi sahabatan sama kamu!” jawabnya sembari buang muka.

Awalnya kejadian seperti itu hanya sekali dan kita berdua balikan seperti semula. Tetapi lama-kelamaan terjadi hal yang serupa. Sangat aneh.

Aura bukannya mengerti perasaanku, justru bikin aku kesal. Ceritanya begini, waktu Ujian Tengah Semester (UTS) dia kesusahan menjawab soal pelajaran Kimia, disaat itu dia melihat ke arahku. Aku dan Aura tidak satu bangku, Aura tepat di depan tempat aku duduk.

“Mel, kamu tahu ngga nomor 5 essay? minta jawabannya dong satu aja!” tanya Aura sembari memohon.

“Udah si, ini kan bukan ulangan biasa!” jawabnku.

“Yah kamu..” sembari jengkel.

Aku cuek saja akan hal itu dan berharap bahwa dia akan intropeksi diri. Coba bayangkan, dia sudah membuatku sakit hati dan dia ingin meminta jawaban UTS.

Beberapa hari kemudian hasil nilai UTS Kimiai dibagikan dan diumumkan. Aku mendapat nilai 90 sedangkan Aura mendapat nilai 75. Aku bisa melihat tatapan iri di sahabatku itu, dan aku sadar bahwa bersahabat dengan orang yang suka iri hati adalah hal yang susah.

Cerpen Persahabatan Yang Indah

Aku Amel, aku beruntung mempunyai sahabat yang selalu ada untukku, kami melewati suka duka bersama. Suatu ketika aku dan sahabatku bertengkar karena masalah yang kuanggap sepele, semua itu baru kusadari bahwa sahabatku sangat penting bagiku.

Suatu hari aku pergi ke mall bersama sahabatku, aku menyuruhnya membawa belanjaanku, dan ternyata belanjaanku yang dibawanya tertinggal. Saat itu juga aku marahi dia dengan perkataan yang kasar karena keegoisanku.

“Mir, tolong pegang belajaan ku ini ya, soalnya berat banget” Kataku.

“Iya sini aku bantu bawa belanjaannya, takut kamu keberatan” Katanya.

“Siap, kamu memang sahabatku yang paling pengertian” Jawabku.

“Haha iyalah sesama sahabat memang seharusnya saling membantu” Jawabnya sambil tersenyum. Sembari berpelukan.

“Kamu lapar ngga?” Tanyanya

“Lapar si, mulai keruyukan nih perut” Jawabku.

“Makan yuk! sekarang aku yang traktir, aku juga lapar” Sambil menatapku dengan lemas.

“Hmm ya sudah ayoo” Jawabku.

Lalu sampailah kami di warung seberang mall.

“Kamu mau pesan apa mel?” Tanyanya.

“Aku ngikut kamu deh” Jawabku.

“Hmm oke deh” Jawabnya.

Beberapa menit kemudian kami selesai makan dan mulai berkendara untuk pulang.

“Eh.. kayaknya ada yang ketinggalan deh, tapi apa ya?” Tanyanya dengan muka yang heran.

“Hmm apa ya?” Aku membantu berpikir.

“Oh iya belanjaanku mana? Celetukku.

“Ya ampun.. oh iya aku lupa, ketinggalan di warung tempat kita makan tadi” Jawabnya dengan rasa bersalah

“Apa? Ketinggalan? Yang bener aja, kita kan udah jauh dari warung tempat kita makan tadi” Jawabku dengan kesal.

“Duh, maaf banget ya mel, aku benar-benar lupa” Jawabnya dengan berkeringat.

“Apa? minta maaf? kamu pikir dengan minta maaf bisa membuat barangku kembali dan masalah selesai? Enggak kan? Seenaknya aja kamu minta maaf” Jawabku dengan kesal, lalu tanpa basa basi aku pergi meninggalkannya.

Keesokan hari, dia datang membawa belanjaanku dan meminta maaf karena kejadian kemarin, tetapi aku tetap menghiraukan nya. Maka setelah beberapa lama lama, aku sadar bahwa hal yang aku lakukan adalah sebuah kesalahan, dan aku tersadar betapa egoisnya diriku. Akupun meminta maaf.

Itulah beberapa contoh kumpulan cerpen persabatan yang telah dikumpulkan dari beberapa sumber. Jika ingin meminta tambahan contoh cerita pendek yang lain, silahkan bisa mengajukan melalui komentar dibawah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *